Terancam Akan Dibunuh, Enes Kanter Absen Dalam Laganya Di London

Diancam akan dibunuh, Enes Kanter Absen Dalam Laganya Di London
Diancam akan dibunuh, Enes Kanter Absen Dalam Laganya Di London

Agen Judi Basket – Senter New York Knicks, Enes Kanter Terancam akan absen ketika timnya menghadapi Washington Wizard di London, Inggris, pada 17 januari mendatang. Pasalnya, jika Knicks membawa Kanter ke Eropa, ada kemungkinan nyawa sang senter tidak akan selamat. Pemain berkebangsaan turki itu terancam dibunuh mata-mata dari rezim presiden Turki Recep Tayyip Endogan.

Saat di wawancarai oleh Wartawan New York Daily News, dririnya mengaku telah berunding dengan manajemen untuk sampai kepada putusan itu. Knicks tidak mau ambil resiko hanya demi satu pertandingan. Kanter akan tetap di Amerika Serikat untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Ia juga menuturkan bahwa “Saya tidak akan. Jadi, saya akan tetap disini untuk berlatih,”. “Itu menyedihkan karena memengaruhi karir saya sebagai pemain basket. Saya ingin bermain, tetapi hanya karena satu orang gila, satu maniak itu, saya jadi tidak bisa kemana-mana. Sangat menyedihkan.” tambahnya.

Simak Juga : Warriors Kemungkinan Akan memperpanjang Kontrak DeMarcus Cousins

Selama ini, Kanter memang disebut-sebut sebagai oposisi dari pemerintahan Turki. Bentrokannya dengan Erdogan terjadi setelah ia dianggap mulai mendukung Fethullah Gulen.

Fethullah Gulen sendiri adalah ulama yang dituduh mengorganisasi upaya mengudeta pemerintah Turki pada 15 juli 2016. Namun, kudeta itu sendiri gagal. Gulen kabarnya mengasingkan diri ke Amerika Serikat dan menolak semua tuduhan itu. Hal yang sama pun dilakukan oleh kanter, karena ia menolak semua tuduhan itu. Sementara itu, orang-orang dibaliknya justru ditangkap. Ayah Kanter, Mehmet, bahkan ikut tertangkap. Menurut laporan Ben rohrbach, Yahoo! Sports, Sang Ayah dijatuhi hukuman penjara 15 tahun.

Ketika Ayahnya dijatuhi hukuman penjara, Kanter juga sebenarnya dituntut hukuman serupa. Enes Kanter dituntut oleh pemerintah Turki dengan bui selama empat tahun. Hal itu terjadi akibat Kanter dianggap menghina Presiden lewat cuitannya di Twitter setelah kudeta terjadi. Saat itu, Ia menilai tindakan pemerintah dalam menyikapi peristiwa kudeta militer itu sebagai pelanggaran HAM. Ia pun menyamakan Erdogan dengan Adolf Hitler, pemimpin Nazi jerman saat Perang Dunia II. Namun begitu, pemerintah Turki tidak bisa menangkap Kanter karena masalah respon ekstradisi Amerika Serikat.

Akibat Bentrokannya dengan pemerintah Turki, Kanter pun tidak bisa pulang ke negaranya sendiri. Bahkan pemerintah turki sempat mempersulit Kanter di bandara Rumania karena passpornya ditolak.

Hal serupa juga terjadi saat Ia mengunjungi Indonesia untuk menghadiri acara Jr NBA. Ia sampai terpaksa keluar dari Indonesia secara sembunyi-sembunyi karena Turki mendorong militer dan agen rahasia untuk memburunya. Namun untungnya, ia bisa segera keluar dari Indonesia sebelum pihak berwenang menciduknya.

Dengan riwayat seperti itu, Knicks pun memakluminya. Mereka tidak akan membawa serta sang senter ke London untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diharapkan. Sebab, Kanter berkata bahwa, Erdogan punya mata-mata dimana-mana. Jika ia pergi ke Eropa, itu hanya akan membuatnya menjadi bulan-bulanan. SPORTSBOOK

Agen Judi Basket|Bandar Judi Bola | Agen Casino SBOBET  | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online |  Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan | Agen Bola Tangkas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *