Iasiah Thomas Menilai Cleveland Cavaliers Sedang Mengalami Kepanikan

Bandar Judi Basket –  Point guard baru milik Los Angeles Lakers yaitu Iasiah Thomas masih merasa tidak menerima dengan keputusan Cleveland Cavaliers untuk menukarnya pada bursa transfer NBA. Menurut dia, Cleveland Cavaliers melakukan hal tersebut karena sedang dalam keadaan yang panik.

Seperti yang sudah diketahui, Cleveland Cavaliers mengambil keputusan untuk melepas Iasiah Thomas ke Los Angeles Lakers pada bursa transfer lalu. Padahal Iasiah Thomas baru bermain sebanyak 15 kali saat mengenakan jersey Cleveland Cavaliers.

“Saya tidak menyangka Cleveland Cavaliers akan melakukan hal tersebut dengan begitu cepat. Apalagi saya baru tampil selama 15 pertandingan. Namun ini merupakan bagian dari bisnis. Maksud saya Cleveland Cavaliers sedang dalam keadaan panik. Kami terus mengalami kekalahan dan mereka harus melakukan perubahan,” ujar Iasiah Thomas.

Perjalanan Iasiah Thomas di kompetisi NBA memang seperti sebuah roller coster. Setelah bermain apik bersama Boston Celtics, tim berkostum hijau itu memutuskan untuk melepasnya ke tim Cleveland Cavaliers pada 22 Agustus lalu. Tetapi cedera memaksa Iasiah Thomas tidak dapat bermain selama tujuh bulan.

BACA JUGAMinnesota Timberwolves Akhiri Pertandingan Dengan Kalahkan Chicago Bulls

Sebetulnya penampilan dari Iasiah Thomas saat bersama Cleveland Cavaliers tidak terlalu buruk. Dari 15 pertandingan, rata-rata point guard mungil itu berhasil mencetak 14,7 poin di setiap pertandingan. Tetapi setelah menukarnya bersama Channing Frye ke Los Angeles Lakers untuk mendapatkan Jordan Clarkson dan Larry Nance Jr, penampilan Cleveland Cavaliers  memang menjadi lebih baik. Mereka total berhasil menorehkan 31 kemenangan dan menelan 22 kekalahan.

“Itu merupakan sebuah situasi yang cukup berat. Pasalnya, cukup sulit untuk berdaptasi dengan tim yang baru pada pertengahan musim,” ujar Iasiah Thomas seperti yang diberitakan.

Meski begitu, playmaker yang berusia 29 tahun tersebut merasa masa depannya di Los Angeles Lakers akan lebih baik. “Saya pernah berada pada situasi seperti ini sebelumnya saat saya ditransfer ke Boston Celtics. Saya akan bermain di Los Angeles Lakers sebuah tim yang sangat muda dan memiliki sebuah sistem. Saya berharap dapat berada di sini dalam waktu yang cukup lama. Saya akan bermain dengan sepenuh hati dan memperlihatkan kepada Lakers kenapa saya harus bertahan di sini,” ujarnya. Bandar Sabung Ayam

Iasiah Thomas Terlihat Kenakan Jersey Cleveland Cavaliers Di Bench Cadangan

Bandar Sabung Ayam – Musim ini menjadi musim pertama Iasiah Thomas berseragam Cleveland Cavaliers. Sayangnya, point guard berumur 28 tahun yang sebelumnya bermain untuk Boston Celtics tersebut masih belum bisa melakoni debutnya lantaran belum sembuh total dari cederanya.

Cleveland Cavaliers melakukan perubahan yang tidak terduga musim ini. Mereka malah menukar point guard utama andalan mereka musim lalu, yaitu Kyrie Irving, dengan point guard dari rival mereka di kompetisi NBA Boston Celtics, yaitu Iasiah Thomas. Kendati sudah resmi menyelesaikan transaksi tersebut, Iasiah Thomas masih belum dapat langsung melakoni debutnya bersama LeBron James dan kawan-kawan. Iasiah Thomas masih belum sembuh total dari cedera yang menghantuinya sejak akhir musim lalu.

BACA JUGAProses Voting Pemain Untuk NBA Allstar Games 2018 Sudah Dimulai

Memasuki pertengah bulan Desember, Iasiah Thomas sudah menunjukkan beberapa kemajuan dalam rehabilitasi cederanya. Setelah sebelumnya ia dimasukkan ke skuad G League dari Cleveland Cavaliers untuk latihan, kini Iasiah Thomas sudah mulai mengenakan jersey tim barunya Cleveland Cavaliers saat berada di bench pemain cadangan. Sebelumnya, Iasiah Thomas tidak pernah mengenakan jersey Cleveland Cavaliers saat menyaksikan rekan-rekannya bertanding. Meskipun begitu, Iasiah Thomas nampaknya belum siap untuk dapat secepatnya kembali ke lapangan setidaknya sampai pekan depan. Tim medis memperkirakan Iasiah Thomas akan dapat kembali bermain lagi mungkin di sekitar bulan Januari nanti.

Iasiah Thomas sendiri sudah tidak diragukan menjadi pemain yang sangat bersinar musim lalu. Bermain bersama dengan tim sebelumnya, Iasiah Thomas mampu membawa Boston Celtics ke babak final konferensi timur sebelum harus kalah dari Cleveland Cavaliers. Ia juga masih sempat bermain walaupun saudara perempuannya meninggal kala itu karena kecelakaan. Di musim lalu saja, Iasiah Thomas sudah menorehkan rata-rata tertinggi sepanjang karirnya dengan catatan 29 poin per pertandingan. Mendengar kabar ini, banyak fans NBA khususnya fans dari Cleveland Cavaliers yang sudah tidak sabar menantikan ingin segera melihat penampilan point guard  bertubuh pendek ini yang baru bergabung dari tim Boston Celtics.