CLS Knights Menang Mudah pada Semifinal IBL

Mario-Wuysang-Jenderal-Lapangan-CLS-Knights-Surabaya-IBL-990x660Bandar Judi Bola – Tusukan tuan rumah membuat Satria Muda tak berdaya. Sebagai Tuan Rumah CLS Knights Surabaya keluar sebagai pemenang pada laga pertama semifinal Divisi Merah Indonesia Basketball League (IBL) 2017. CLS Knights menang mudah 80-60 atas Satria Muda Pertamina Jakarta.

Dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Kertajaya Surabaya, Rabu (19/4/2017), pemain asing CLS Knights, Duke Crews, menjadi bintang lapangan. Crews mencetak double-double dengan 15 poin dan 21 rebound. Duke Crews adalah forward dengan tinggi 2,03 meter. Pemain berkebangsaan Amerika Serikat itu terakhir bermain bersama Al-Ittihad, klub Premier League Bahrain.

Crews dapat dikategorikan pemain yang cukup berpengalaman. Ia pernah bermain di basket profesional Eropa, Asia, Amerika Latin dan tentu saja Amerika Serikat. Crews pernah tercatat bermain di Meksiko (Frates de Guasave), Filipina (SM Beermen), Ukraina (DniproAzot), Uruguay (Tabare dan Cader), Venezuela (Panteras), Bahrain (Sitra dan Al-Ittihad).

Sementara itu, Mario Wuysang dan Ashton Smith sama-sama mengemas 15 poin, sementara Rachmad Febri Utomo menambahkan 12 angka.

“Kami memang telah mempelajari sistem dan cara bermain menghadapi Satria Muda, belajar dari dua kekalahan di babak reguler,” kata pelatih kepala CLS Knights, Wahyu Widayat Jati.

“Satria Muda mungkin kaget kami bermain lebih physical dibanding pertandingan sebelumnya,” tutur Cacing, sapaan karib Wahyu.

Cacing menyebut pasukan CLS nya sudah kembali bermain dengan ciri khas mereka sebelumnya. “Inilah CLS, bermain running game dan banyak melakukan pergerakan bola sehingga menciptakan ruang tembak,” ujarnya.

Hadirnya dua pemain asing Crews dan Smith juga menjadi suntikan tenaga yang berharga untuk CLS Knights. Dua pemain asing itu belum bergabung ketika CLS Knights dikalahkan Satria Muda di babak reguler. “Kini pemain asing kami selevel dengan lawan,” kata Cacing.

Sementara itu, kubu Satria Muda mengakui bahwa CLS Knights tampil sangat baik pada pertandingan semifinal ini.

“CLS bermain lebih bagus, kami kalah dalam segala sisi, baik field goals maupun rebound. Hari ini kami bermasalah dengan sistem bermain kami,” ujar pelatih Satria Muda, Youbel Sondakh.

Game kedua semifinal akan dilangsungkan di Britama Arena Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (22/4). Jika tuan rumah Satria Muda memenangkan game kedua ini, maka akan digelar game penentuan pada hari berikutnya di tempat yang sama.

“Kami akan melakukan perbaikan dan tampil habis habisan.” kata Youbel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *